
Dikisahkan seorang peternak angsa memiliki begitu banyak angsa di peternakannya. sang peternak adalah seorang yang rajin memelihara angsa-angsanya, hanya saja karena paternakannya dikelola dengan sederhana dan tidak pernah diupayakan untuk ditingkatkan maka hasil telur dari angsa2 nya begitu-begitu saja dan tidak pernah menghasilkan peningkatan penghasilan bagi sang peternak. suatu pagi seperti biasa sang peternak bangun dari tidurnya dan bergegas menuju kandang angsanya untuk mengumpulkan telur yang dihasilkan sang angsa pada hari itu, betapa terkejutnya dia ketika mendapati sebuah telur berwarna kuning ke emasan dari seekor angsa tua dikandang paling ujung "..siapa yang pagi2 berusaha memperdayai saya "... pikirnya, ".. mungkinkah ini adalah telur emas"... tanyanya dalam hati, lama dia berpikir, melogika apa yang terjadi sambil memandangi telur ke emasan di genggamannya, merasakan beratnya, mengetuk-ngetukkannya pada batu, menggoreskannya,... sampai pada suatu keyakinan dalam hati si peternak bahwa dia harus bergegas memastikan dalam hati si peternak bahwa dia harus bergegas memastikan benda apa ini, kemudian dia pergi ke ahli logam di kotanya, kemudian meminta si ahli logam untuk menganalisa, sang ahli logam mengambil Loop nya dan mengamati telur ke emasan yang dibawah petani itu, beberapa saat kemudian ia memandangi sang peternak dan berkata "... ini adalah emas murni 24 karat berbentuk bulat telur dengan berat hampir 1 kilogram" .., setengah tidak percaya sang peternak kemudian meminta sang ahli logam menukar dengan uang sesuai dengan taksiran harganya.
Segebok uang yang diterimanya dia belanjakan segala sesuatu yang selama ini dia impikan, esok harinya karena masih banyak sisa uang untuk hidupnya hari itu, dengan langkah malas dia munuju peternakannya untuk memunguti telur2 angsanya pada hari itu, ia sama sekali tidak menyangka bahwa kejadian telur emas pada hari kemaren akan terjadi lagi pada hari itu, dan benar dia kembali menemukan telur emas pada angsa yang sama, ia bergegas berlari menuju kota untuk menjual telur itu, esok paginya setelah bangun pagi dengan berharap-harap cemas dia kembali menuju angsa tua petelur emas dan benar sang angsa tua kembali mempersembahkan satu telur emas kepada sang peternak, hal yang sama terjadi esok paginya,.. esok paginya, .... dan seterusnya... sehingga membuat sang peternak rajin bangun pagi-pagi sekali untuk segera mendapatkan telur emas dari angsa tua itu, dalam waktu singkat kehidupan sang peternak berubah, kehidupan sang angsa pun berubah, .. dia diberi tempat khusus di sebelah tempat tidur sang peternak agar dia dengan mudah mengambil telur emasnya dan tidak dicuri orang, rumah sang peternak kini menjadi sangat mewah,,
Tetapi lama kelamaan timbullah sifat tamak dari si peternak ".. mengapa saya harus mengunggu satu butir telur emas dari angsa tua setiap harinya," pikirnya .." betapa bodohnya saya". "isi perut angsa tua itu pasti penuh emas, kenapa tidak sekarang saja saya ambil semuanya, sehingga saya tidak perlu susah menunggu tiap pagi karena dalam sekali waktu saya sdh bisa mendapatkan semuanya," begitulah pikir si peternak
Diambilnya parang besar miliknya dan dalam sekejap dibelahlah perut angsa tua, tapi apa yang terjadi? ... tidak ada secilpun emas didalam perutnya. dan yang labih buruk lagi sang angsa tua pada hari itu mati di tangan sang peternak, dan telur emas setiap pagipun hanya tinggal kenangan, .
Kita lihat disekitar kita bagaimana seorang yang mengejar karir ke puncak dengan segera, justru mengabaikan kesehatan dirinya sendiri, pola makannya, jam istirahatnya, ia pelan-pelan membelah perut angsanya sendiri, ....
masih banyak diantara kita dalam menjalankan profesi atau dalam melakukan usaha ingin mendapatkan keuntungan yang berlipat dalam sekejap, sehingga sampai lupa waktu mengabaikan saat istri dan anak-anak membutuhkan sebuah kebersamaan, tanpa kita sadari kita berusaha mendapatkan telur emas, tapi ternyata kita malah membunuh si angsa,
bisa jadi kita adalah manusia yang memilki keahlihan, ketrampilan, pengetahuan, semangat, keberanian, adalah manusia2 yang selalu menghasilkan telur emas setiap harinya, dan hari demi hari kita selalu bangga akan telur emas yang kita hasilkan, tetapi yakinkah kita akan selalu ada telur emas ketika kita justru mulai tidak menghiraukan angsa-angsa kita, ketika lupa untuk memperhatikan kesehatan fisik kita, ketika kita melupakan kesehatan rohani kita, ketika kita mulai mengabaikan sumberdaya manusia di keluarga kita, hal ini mengingatkan kita bersama,.. bahwa untuk menjamin selalu ada telur emas, Begitu penting usaha untuk memberdayakan diri serta keluarga kita .........
------o0000o-------